Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan

konfigurasi GNS3


GNS3 adalah GUI dari NS3 (belum diimplementasikan) dan Dynamips (saat ini sudah ditambahkan dengan Pemu). GNS3 bukanlah simulator, melainkan emulator untuk perangkat CISCO. Seperti layaknya VirtualBox atau VMWare kita harus menyediakan sendiri installer OS (Windows, Linux, Solaris, dsb), maka GNS3 pun nggak ada artinya tanpa IOS yang sebenarnya (bisa didownload disini atau di cisco.com bagi customer Cisco).
Spesifikasi sistem yang saya gunakan adalah Laptop HP 520 dengan Processor IntelCore Duo T2050 @ 1,60 GHz, RAM 1,5 GB. Dengan OS Windows XP Professional SP3. Installer GNS3 versi 0.5 (memiliki beberapa perbedaan interface menu dengan versi 0.3 beta yang sebelumnya pernah saya pakai).
1. Instalasi GNS3
Download installer GNS3 dari gns3.net. Untuk Windows, download paket GNS3-0.5-win32-all-in-one. Selain Windows, tersedia juga paket untuk Linux tgz, bz, deb, dan OSX dmg.
Jalankan installer, kemudian ikuti langkah-langkahnya. Instalasi untuk Windows tidak sulit, begitu pula untuk OS yang lain. Jadi bagian ini nggak saya jelaskan lebih detail
Selanjutnya, jika belum punya IOS images, silakan download dulu ya
2. Konfigurasi GNS3
a. Konfigurasi umum
  • Jalankan GN3, lalu buka menu Edit > Preferences > General
  • Terminal command default menggunakan program telnet bawaan Windows. Jika anda lebih suka menggunakan Putty, ganti parameter berikut:
start telnet %h %p
menjadi (sesuaikan dengan letak folder putty anda):
start d:\programs\putty -telnet %h %p
  • Parameter-parameter yang bisa digunakan: %h = host; %p = port; %d = device name.
  • Project directory adalah direktori / folder default tempat file network *.net akan disimpan.
  • IOS/PIX directory adalah folder penyimpanan IOS image anda.
  • Configuration file adalah file konfigurasi GNS3. Semua perubahan konfigurasi tersimpan disini.
b. Konfigurasi Dynamips
  • Masih di menu Preferences: Edit > Preferences > Dynamips
  • Tab Dynamips.
  • Executable Path. Letak file executable dynamips yang disimpan saat instalasi.
  • Working directory. Direktori kerja Dynamips. File nvram, bootflash, atau ghost RAM router virtual akan disimpan di folder ini.
  • Automatically clean the working directory. Default dipilih. Akan menghapus file yang digenerate oleh Dynamips, seperti nvram, ghost file, bootflash, dll.
  • Enable ghost IOS feature. Default dipilih. Beberapa router akan menggunakan IOS dari satu file ghost secara bersama-sama.
  • Enable mmap feature. Default dipilih. Mengemulasikan nvram router ke dalam sebuah file. Disimpan di direktori kerja Dynamips.
  • Enable sparse memory feature. Default tidak dipilih.
  • Tab Hypervisor Manager.
  • Memory usage limit per hypervisor. Batas memory per hypervisor. Nilai default 512MB. Jika Default RAM yang dibutuhkan sebuah router 256 MB, maka sebuah hypervisor hanya bisa menangani 2 router. Router ketiga otomatis akan ditangani hypervisor selanjutnya. Contoh pada file *.net jika dibuat 3 router dengan default RAM 256, router jogja secara otomatis akan ditangani hypervisor port 7201 :
[localhost:7200]
[[7200]]
image = c7200-adventerprisek9-mz.124-4.T1.bin
[[ROUTER jakarta]]
slot1 = PA-8T
s1/0 = semarang s1/0
s1/1 = solo s1/1
[[ROUTER semarang]]
slot1 = PA-8T
s1/0 = jakarta s1/0
s1/1 = solo s1/0
s1/2 = jogja s1/0
[localhost:7201]
[[7200]]
image = c7200-adventerprisek9-mz.124-4.T1.bin
[[ROUTER jogja]]
slot1 = PA-8T
s1/0 = semarang s1/2
s1/1 = solo s1/2
  • se Hypervisor Manager when importing. Default dipilih. Saat membuka file network .net GNS3 akan otomatis distart. Jika tidak dipilih, hypervisor harus distart manual
    b. Konfigurasi Capture Paket
    Atur konfigurasi capture paket disini. Direktori kerja capture paket data adalah file hasil capture akan disimpan. Tentukan pula path program Wireshark untuk melakukan capture. Wireshark tidak menjadi satu paket instalasi dengan GNS3, silakan download dari sini dan install.
    c. Konfigurasi Pemu
    Belum banyak yang bisa saya jelaskan di bagian ini, karena saya juga belum pernah menggunakan Pemu. Sementara saya kasih screenshot gambarnya dulu aja ya 
    d. IOS Images
    • Buka menu Edit > IOS images and hypervisors.
    • Pada tab IOS imagesmasukkan IOS imagesPlatformModel, dan Default RAM biasanya akan otomatis terisi. Nilai IDLE PC bisa ditentukan kemudian saat akan membuat topologi jaringan.
    • Ada perbedaan penanganan file .net oleh GNS3 dan Dynamips. Untuk mengatasinya, pastikan parameter Default image for this platform dipilih, agar file .net yang disimpan dari GNS3 bisa dibaca juga oleh Dynagen.
    • Pada tab External hypervisors, jika anda juga menjalankan hypervisor di PC lain bisa anda tambahkan di tabel ini. Hal ini memungkinkan load-balancing pada beberapa hypervisor / PC.
    Untuk mempercepat loading IOS image, disarankan IOS di-dekompres (ekstrak) terlebih dahulu. Apalagi jika anda sering melakukan start & stop IOS. Karena setiap kali di-start, saat boot GNS3 melakukan proses dekompresi image.
    3. Membuat Topologi Jaringan
    Ada sedikit perbedaan antara GNS3 0.5 yang sekarang saya install dan GNS3 0.3 beta yang sebelumnya pernah saya gunakan. Maklum, GNS3 memang masih dalam taraf pengembangan.
    Pada versi sebelumnya ada dua mode untuk membangun topologi jaringan: Design Mode dan Emulation Mode. Design Mode digunakan untuk membuat topologi dan mengkonfigurasinya. Pemasangan router dan koneksi antar router dibuat di mode ini. Sedangkan Emulation Mode digunakan untuk menjalankan (mensimulasikan) topologi yang sudah dibuat. Saya tidak melihat dua mode ini ada di GNS3 0.5. Lebih fleksibel, karena kita tinggal menambah router jika diinginkan tanpa harus berganti-ganti mode
    Dengan GNS3 0.5, beberapa kemudahan saat membuat topologi jaringan dengan tampilan GUI adalah:
    • Menyimpan file konfigurasi network .net dan startup-config .cfg
    • Export topologi jaringan dalam bentuk gambar
    • Pembagian load hypervisor untuk menjalankan IOS
    • Mengganti dan menyipan nilai IDLE PC
    • Membuat link antar node, konfigurasi slot network modul, dll
    IDLE PC
    Saat IOS image tadi disimpan di-list lewat menu edit, nilai IDLE PC belum ditentukan. Untuk memasukkan nilai tersebut berikut langkah-langkahnya:
    • Drag dan drop node dari list di tampilan kiri, start IOS. Kemudian pada console dynagen tulis perintah:
    idlepc get <hostname>
    • ‘R0′ adalah hostname router anda. Tunggu sebentar hingga muncul tampilan sbb:
    • Pada contoh tsb masukkan angka ’3′ atau ’4′. Setelah klik ‘ok’ perhatikan bahwa penggunaan CPU sudah turun. Jika tidak didapat nilai dengan tanda asterisk ‘*’ coba ulangi langkah tadi dari awal.
    • Jika setelah nilai IDLE PC disimpan dan usage CPU nya masih tinggi, gunakan perintah idlepc show <hostname> untuk melihat kembali nilai-nilai IDLE PC yang ditampilkan sebelumnya.
    • Otomatis nilai IDLE PC tersimpan di daftar IOS images.
    Selain menentukan nilai IDLE PC dari console dynagen diatas, bisa juga dengan caraklik kanan pada router R0 > Idle PC. Untungnya lewat ‘klik kanan’ ini, anda bisa berkali-kali mengganti nilai IDLE PC. Sedangkan jika lewat console dynagen, sekali nilai IDLE PC sudah disimpan, perintah ‘idlepc get <hostname>’ tidak bisa dilakukan lagi.
    Selengkapnya tentang utilisasi resource bisa dibaca di dokumentasi GNS3 atau tutorial dynamips / dynagenforum Hacki.
    Konfigurasi Node
    Klik kanan pada router lalu pilih Configure. Akan muncul window Node Configurator. Dari sini bisa diatur:
    • Midplane (C7200).
    • NPE (C7200)
    • Memories and disks
    • Slots. Disini bisa ditentukan network modul yang akan diinstal dirouter. Walaupun bagian ini tidak dikonfigurasi, saat membuat koneksi antar node lewat icon Add a link, network modul akan otomatis tersimpan.
    • Advanced . Configuration Register, dll.
    Menyimpan FIle Network
    Untuk menyimpan file network .net gunakan icon Save network file. Jika router sudah dikonfigurasi, simpan running-config dengan perintah ‘write’. Kemudian klik iconExtract all startup-configs untuk menyimpannya dalam file <hostname>.cfg. Sehingga setiap file network .net disimpan, otomatis startup-config juga akan disimpan.
    Hostname
    Perubahan hostname dari startup-config tidak begitu saja mengubah hostname node pada tampilan gambar topologi. Untuk mempermudah, sebaiknya ganti secara manual hostname node sehingga sama dengan hostname yang tersimpan di start-up config dengan cara klik-kanan node > Change the hostname. (pada dokumentasi GNS3 hostname pada tampilan gambar biasa disebut routername)
    Bridging dengan Host Komputer
    Router virtual di GNS3 / Dynamips bisa berkomunikasi dengan real network dengan cara bridging interface router virtual dengan interface host Komputer. Gunakan shortcut Network device list yang sudah disediakan di start menu, sehingga akan muncul tampilan sbb:
    Disini saya kan menggunakan: \Device\NPF_{B3D69433-5670-4C72-BC4D-4AE67392AD4E}
    Pada tampilan GUI, drag Cloud dari Node Type, kemudian klik kanan > Configure. Pilih interface LAN pada menu dropdown, kemudian klik Add.
    Catalyst
    Memang saat ini IOS Catalyst Switch belum didukung oleh Dynamips (dan tentu saja GNS3). Sebagai gantinya, gunakan IOS 2600, 3600, atau 3700 plus modul NM-16ESW. Keterangan lebih lanjut mengenai modul etherswitch ini, bisa dilihat dicisco.com.
    Atau yang lebih sederhana lagi gunakan Node Type > Ethernet switch yang mendukung enkapsulasi 802.1q (vlan). Ethernet swtich juga bisa dihubungkan dengan real network melalui Node Type > Cloud.
    Frame Relay & ATM Switch
    Seperti menggunakan Ethernet switch, GNS3 / Dynamips juga menyediakan perangkat Frame Relay switch yang nggak perlu IOS. Konfigurasinya juga sangat mudah, tinggal lakukan saja mapping source / destination port dan DLCI. Perangkat lainnya seperti ATM switch dan ATM bridge juga tersedia.
    Console Dynagen
    Seperti yang sudah saya singgung diatas, GNS3 tetap menyertakan console untuk menjalankan perintah-perintah dynagen. Untuk menampilkan semua perintah ketik ‘help‘. Untuk melihat detail perintahnya ketik ‘help <command>‘ atau ‘<command> ?‘ (kebanyakan perintah tidak dilengkapi dengan help)
    Capture Paket
    GNS3 menyediakan kemudahan dalam melakukan capture paket. Klik-kanan pada link, klik Capture. Hasil capture akan tersimpan di folder Capture yang sudah dikonfigurasi sebelumnya.
    Untuk melakukan capture via console, gunakan perintah : capture <hostname> <intf> <nama_file>. Untuk stop capture: no capture <hostname> <intf> <nama_file>. Contoh:
    capture R0 f0/0
    no capture R0 f0/0
    capture R2 s1/0 R2.cap HDLC (untuk interface serial pastikan juga enkapsulasi yang digunakan)
    no capture R2 s1



    sumber

    Cara Memperbaiki HP Rusak Kena Air

    Mungkin sudah semua orang yang memiliki handphone pernah mengalami kejadian yang tidak mengenakkan ini dan sering kita jika HP kita sudah tercelup ke air, maka kita akan langsung panik dan tidak tau mau berbuat apa. Namun seharusnya kita berusaha tetap tenang dan mengikuti cara-cara Memperbaiki HP yang Rusak Kena Air: 1. Jika sudah terkena air, langsung lepas semua perangkat handphone dan basuh dengan handuk kering sampai air yang ada di handphone benar-benar kering. 2. Tunggu beberapa saat atau bisa juga setengah sampai 1 jam, kemudian pasang kembali semua perangkat-perangkat yang terlepas dari handphone dan coba hidupkan. Jika tidak mau juga, sebaiknya lepas baterai dari handphone untuk menghindari rusaknya komponen-komponen lain. 3. Diamkan handphone hingga hari berikutnya kemudian pada sore harinya, bentangkan handuk di luar ruangan dan letakkan handpone bersama baterai di handuk tersebut untuk dikeringkan. Saat hari mulai gelap, angkat kembali ponsel dan bawa ke dalam ruangan. Kegiatan ini bisa diulangi selama beberapa hari. 4. Setelah beberapa hari pengeringan dengan media sinar matahari, kalian bisa menggunakan ‘blow dryer’ dengan suhu yang rendah, dan menempatkannya sekitar 3 inch dari baterai ponsel. Kalian bisa melakukannya selama 30 menit. 5. Kemudian pasang kembali handphone dengan baterainya dan coba hidupkan. Jika ada cahaya dari sela-sela tombolnya, maka kemungkinan ponsel kalian masih bisa digunakan. 6. Namun jika tidak, silakan lihat beberapa review handphone dibawah ini: - Spesifikasi dan Harga Blackberry Bellagio 9790 - Spesifikasi dan Harga Nokia Asha 303 - Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy Young S5360 Menurut sumber yang saya baca, cara lain memperbaiki hp yang rusak kena air adalah memasukan handphone ke dalam beras. Setelah handphone di keringkan, lalu masukkan handphone ke dalam beras selama 1 atau 2 hari. Tujuannya agar beras bisa menyerap kadar air yang ada di handphone.

    Tips Cerdik Beli Alat Elektronik

    ANDA berencana membeli barang-barang elektronik? Semua tempat pasti berlomba menawarkan produk dengan berbagai iming-iming. Tapi sebelum membeli, teliti dulu barang yang akan Anda pilih. Berikut tips cerdik membeli barang elektronik yang bermanfaat sebelum Anda menjatuhkan keputusan membelinya: 1. Belilah alat elektronik di tempat yang menjual banyak produk. Pasar elektronik bisa jadi pilihan yang paling baik bagi Anda. Di sana Anda bisa dengan jelas membandingkan harga serta kualitas barang yang Anda perlukan. Selain itu, mungkin jika beruntung Anda bisa memperoleh barang bagus dengan harga miring. Jika Anda ingin membeli melalui informasi barang elektronik yang diiklankan di media, pilih media yang kredibel. Lebih bagus lagi jika media tersebut m,emang mengkhususkan pada informasi iklan, seperti Koran JITU. 2.Perhatikan garansi barang yang Anda beli. Sedikit banyak pastinya Anda tahu kualitas suatu barang. Pastikan garansinya masih bisa dipakai. 3.Tak ada salahnya bertanya dan minta bantuan. Jika Anda tak begitu paham dengan barang elektronik, ada baiknya ajak teman Anda untuk membantu memilih barang yang bagus. 4.Lakukan tes sebelum Anda membawa pulang barang tersebut. Pastikan kondisi barang benar-benar bagus. Jika ada sedikit cacat, segera beritahukan terlebih dahulu kepada penjualnya. Ini penting, agar jika sewaktu-waktu Anda komplain, Anda tidak disalahkan atas kerusakan yang bukan karena ulah Anda. 5. Untuk mendapatkan barang dengan harga yang pasti, belilah barang elektronik di toko langganan Anda atau di media yang kredibel yang memuat informasi iklan barang tersebut. Mungkin Anda juga bisa dapat potongan harga yang sesuai.

    Resistor

    Fungsi resistor:
    pada rangkaian elektronika resistor mempunyai banyak peran. resistor merupakan komponen vital yang berfungsi sebagai penurun,pembagi,penghambat,pengatur arus dan tegangan.

    Jenis Resistor:
    1. Resistor Tetap:
    Resistor yang tidak bisa berubah nilai tahananya. dipasaran banyak berbagai macam resistor yang beredar.
    a.resistor Gulungan Kawat (Wirewound)
    biasanya resstor ini terbuat dari gulungan kawat logam, biasanya nichrome, sekitar keramik, plastik, atau fiberglass inti. Ujung-ujung kawat yang disolder atau dilas ke dua topi atau cincin, menempel pada ujung inti. Perakitan dilindungi dengan lapisan cat, plastik, atau lapisan enamel dipanggang pada suhu tinggi. Resistor ini biasa diguanakan buat daya yang besar sekitar 50W keatas.



    b.Resistor komposisi karbon
    Resistor komposisi karbon terdiri dari silinder padat resistif kawat elemen dengan embedded mengarah atau logam tutup yang terikat kawat. kemudian pada badanya diberi lapisan kode warna. Resistor jenis ini hampir sudah ditinggalkan karena resistor jenis lain mempunyai karakteristik yang lebih baik, seperti toleransi, kemandirian terhadap tegangan (resistor komposisi karbon berubah resistansinya jika dikenai tegangan lebih), dan kemandirian terhadap tekanan/regangan. Selain itu, jika resistor menjadi lembab, bahang dari solder dapat mengakibatkan perubahan resistansi yang tak dapat dikembalikan.



    c. Resitor lapisan karbon
    terbuat dari inti karbon yang digerinda halus lalu diberi perekat resin atau bakelit dan pengisi isolasi lalu dipadatkan menjadi batangan yang kemudian diproses melalui pembakaran. kemudian bagian luar dilapisi vernis dan diberi kode warna. resistor ini bekerja pada daya maximum 2W.



    d.Resistor film karbon
    Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar.Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W hingga 5 W pada 70 °C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja pada suhu diantara -55 °C hingga 155 °C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 volt.


    e.Resistor film logam
    Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer.
    Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik. Salah satu parameter penting yang mempengaruhi stabilitas adalah koefisien temperatur dari resistansi (TCR). TCR dari resistor foil sangat rendah. Resistor foil ultra presisi mempunyai TCR sebesar 0.14ppm/°C, toleransi ±0.005%, stabilitas jangka panjang 25ppm/tahun, 50ppm/3 tahun, stabilitas beban 0.03%/2000 jam, EMF kalor 0.1μvolt/°C, desah -42dB, koefisien tegangan 0.1ppm/V, induktansi 0.08μH, kapasitansi 0.5pF. yang termasuk jenis resistor ini adalah metal film resistor.

    Resistor Tidak Tetap (variable)



    Resistor variabel (variable resistor atau varistor) adalah resistor yang nilai tahanannya dapat berubah atau dapat diubah. Ada bermacam-macam resistor variabel antara lain :
    1. Potensiometer (Potentiometer)
    Adalah resistor tiga terminal yang nilai tahanannya dapat diubah dengan cara menggeser (untuk potensio jenis geser) atau memutar (untuk potensio jenis putar) tuasnya, penggunaan tuas dimaksudkan bahwa rangkaian yang menggunakan potensiometer ini sering dilakukan pengaturan, dan ditujukan untuk pemakai, pada pesawat televisi contoh bagian yang sering dilakukan pengaturan adalah bagian kontrol audio, brightness, contrast, dan color.
    Jenis potensiometer ada dua macam, yaitu linier (lin) dan logaritmik (log). Untuk jenis linier skala penggeseran tuas (untuk yang model geser) atau besarnya sudut pemutaran tuas (untuk yang model putar) proporsional atau berbanding lurus dengan perubahan tahananya. Sedangkan jenis logaritmik skala penggeseran tuas (untuk yang model geser) atau besarnya sudut pemutaran tuas (untuk yang model putar) tidak berbanding lurus tetapi sesuai dengan grafik fungsi logaritmik (sesuai hukum logaritma) terhadap perubahan tahananya, potensiometer logaritmik dapat dibuat dari potensiometer linier ditambah dengan resistor eksternal, karena potensiometer yang benar-benar logaritmik relatif sangat mahal, potensiometer logaritmik lazim digunakan pada pengatur volume audio.

    2. Trimpot (Trimmer Potentiometer)
    Adalah potensiometer yang cara mengubah nilai tahanannya dengan cara mentrim dengan menggunakan obeng trim. Pada televisi, trimpot biasanya digunakan untuk mengatur besaran arus pada rangkaian oscilator, rangkaian driver, atau pada penyetelan keseimbangan putih(white balance). bagian-bagian yang menggunakan trimpot berarti bagian tersebut tidak sering dilakukan penyetelan dan biasanya hanya ditujukan untuk maintenance.
    3. PTC (Positive Temperatur Coefisien )
    PTC termasuk jenis thermistor, yaitu resistor yang nilai tahanannya dipengaruhi oleh suhu. Nilai hambatan PTC saat dingin adalah sangat rendah, tetapi saat suhu PTC naik maka nilai hambatannya juga ikut naik. Pada pesawat televisi PTC biasanya digunakan untuk memberikan suplay tegangan pada kumparan degausing (degausing coil)
    4. NTC (Negative Temperatur Coefisien )
    NTC juga termasuk jenis thermistor, yaitu resistor yang nilai tahanannya dipengaruhi oleh suhu, tetapi NTC kebalikan dari PTC, dimana nilai tahanan NTC saat dingin sangat tinggi, tetapi saat suhu NTC semakin naik, maka nilai tahanannya akan semakin mengecil bahkan nol. Pada pesawat televisi NTC biasanya dipasang pada terminal masukan listrik, ini dimaksudkan untuk mengurangi kejutan tegangan pada rangkaian power suply, sehingga efek yang ditimbulkan dari penambahan NTC ini adalah sebuah kondisi yang disebut sebagai "soft start".
    5. LDR (Light Dependen Resistor)
    LDR adalah merupakan resistor peka cahaya atau biasa disebut dengan fotoresistor, dimana nilai resistansinya akan menurun jika ada penambahan intensitas cahaya yang mengenainya.
    Fotoresistor dibuat dari semikonduktor beresistansi tinggi. Jika cahaya yang mengenainya memiliki frekuensi yang cukup tinggi, foton yang diserap oleh semikonduktor akan menyebabkan elektron memiliki energi yang cukup untuk meloncat ke pita konduksi. Elektron bebas yang dihasilkan (dan pasangan hole-nya) akan mengalirkan listrik, sehingga menurunkan resistansinya.

    jembatan wheatstone

    Jembatan wheatstone adalah susunan komponen komponen elektronika yang berupa resistor dan catu daya seperti tampak pada gambar berikut

    Hasil kali antara hambatan hambatan berhadapan yang satu akan sama dengan hasil kai hambatan hambatan berhadapan lainnya jika beda potensial antara c dan d bernilai nol. Persamaan
    R1 . R3 = R2 . R4 dapat diturunkan dengan menerapkan Hukum Kirchoff dalam rangkaian tersebut.
    Hambatan listrik suatu penghantar merupakan karakteristik dari suatu bahan penghantar tersebut yang mana adalah kemampuan dari penghantar itu untuk mengalirkan arus listrik, yang secara matematis dapat dituliskan:
    r=p. (L/A)
    Dimana:
    R : Hambatan listrik suatu penghantar (Ω)
    ρ : Resitivitas atau hambatan jenis (Ω. m)
    L : Panjang penghantar (m)
    A : Luas penghantar ( m²)
    Menurut hukum Ohm, hambatan listrik juga merupakan hasil perbandingan dari besarnya beda potensial pada ke-2 ujung penghantar terhadap besarnya arus listrik yang mengalir melalui hambatan tersebut.
    Secara matematis dapat dituliskan: R=V/I
    Dimana:
    R : Hambatan (Ω)
    V : Beda potensial (V)
    I : Arus Listrik (A)
    Cara menentukan besar suatu hambatan biasanya dapat dilakukan dengan cara:
    1. 1. Menggunakan teori hubungan antara resitivitas terhadap besar hambatan ( jika hambatan berupa suatu penghantar), yang mana harus diketahui luas dari lebar penghantar dan panjang penghantar serta harus diketahui juga hambatan jenis dari bahan penghantar. Namun bila besar hambatan merupakan suatu komponen listrik ( R ), dapat diketahui dengan cara mengukur besar arus yang mengalir dan besar beda potensial pada ke-2 ujung penghantar, lalu gunakan hukum Ohm yang mana didapat besar hambatan berbanding lurus dengan besar beda potensial dan berbanding terbalik terhadap besar arus listrik yang mengalir.

















    Dapat juga dengan menggunakan metode jembatan Wheatstone, yaitu menggunakan rangkaian jembatan Wheatstone dan melakukan perbandingan antara besar hambatan yang telah diketahui dengan besar hambatan yang belum diketahui yang tentunya dalam keadaan jembatan disebut seimbang ( G=0 ).
    Rangkaian jembatan wheatstone adalah susunan dari 4 buah hambatan, yang mana 2 dari hambatan tersebut adalah hambatan variable dan hambatan yang belum diketahui besarnya yang disusun secara seri satu sama lain dan pada 2 titik diagonalnya dipasang sebuah galvanometer dan pada 2 titik diagonal lainnya diberikan sumber tegangan.
    Dengan mengatur sedemikian rupa besar hambatan variable sehingga arus yang mengalir pada Galvanometer = 0, dalam keadaan ini jembatan disebut seimbang, sehingga sesuai dengan hukum Ohm berlaku persamaan :
    Rangkaian jembatan wheatstone juga dapat disederhanakan dengan menggunakan kawat geser bila besarnya hambatan bergantung pada panjang penghantar.
    Pengertian Hukum Ohm
    Didalam logam pada keadaan suhu tetap, rapat arus I berbanding lurus dengan medan listrik. Hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan disebut “Hukum Ohm”. Ditemukan oleh George Simon Ohm dan dipublikasikan pada sebuah paper pada tahun 1827. the galvanic Circuit Investigated Mathematically, prinsip ohm adalah besarnya arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar metal pada rangkaian, Ohm menemukan sebuah persamaan yang simple, menjelaskan bagaimana hubungan antar tegangan, arus dan hambatan yang salaing berhubungan.
    Hukum Ohm :
    - Tegangan dinyatakan dengan nilai volt, disimbolkan E dan V.
    - Arus dinyatakan dengan Ampere, disimbolkan I
    - Hambatan dinyatakan dengan Ohm, disimbolkan R.
    Jika luas penampang A yang diperhatikan cukup kecil dan tegak lurus kearah J (misalnya panjang konduktor besar sekali dibanding dengan luas penampangnya), maka J dapat dianggap sama pada seluruh bagian penampang hingga I = J . A maka untuk beda potensial berlaku ΔV = ∫E . dl dan juga integrasi diambil sepanjang suatu garis gaya ΔV = ∫E . dl
    Terlihat bahwa faKtor yang berupa integrasi hanya tergantung dari konduktornya dan merupakan sifat khusus konduktornya dan biasa disebut sebagai tahanan (R) atau resistansinya. Dapat dituliskan V = I . R
    resistansinya. Dapat dituliskan V = I . R
    Pengertian Hukum Kirchoff
    Hukum kirchoff terbagi menjadi dua, yaitu:
    Hukum Kirchoff I
    Dipertengahan abad 19, Gustav Robert Kichoff (1824-1887) menemukan cara untuk menentukan arus listrik pada rangkaian bercabang yang kemudian dikenal dengan hukum Kirchoff. Hukum Kirchoff berbunyi “Jumlah kuat arus yang masuk dalam titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan.”
    Jumlah I masuk = I keluar
    Hukum Kirchoff II
    Hukum Kirchoff II berbunyi, “Dalam rangkaian tertutup, jumlah aljabar GGL (E) dan jumlah penurunan potensial sama dengan nol …”
    Maksud dari jumlah penurunan potensial sama dengan nol adalah tidak adanya energi listrik yang hilang dalam rangkaian tersebut atau dalam arti semua energi bisa digunakan atau diserap.
    Pengertian Galvanometer
    Galvanometer adalah alat yang digunakan untuk deteksi dan pengukuran arus. Kebanyakan alat itu kerjanya tergantung pada momen yang berlaku pada kumparan di dalam medan magnet.
    Bentuk mula-mula dari galvanometer adalah seperti alat yang dipakai Oersted yaitu jarum kompas yang diletakkan dibawah kawat yang dialiri arus yang akan diukur. Kawat dan jarum diantara keduanya mengarah utara-selatan apabila tidak ada arus di dalam kawat. Kepekaan galvanometer semacam ini bertambah apabila kawat itu dililitkan menjadi kumparan dalam bidang vertical dengan jarum kompas ditengahnya. Dan instrument semacam ini dibuat oleh Lord Kelvin pada tahun 1890, yang tingkat kepekaanya jarang sekali dilampaui oleh alat-alat yang ada pada waktu ini.
    Prinsip dari metode jembatan wheatstone adalah
    1. Hubungan antara resitivitas dan hambatan, yang berarti setiap penghantar memiliki besar hambatan tertentu. Dan juga menentukan hambatan sebagai fungsi dari perubahan suhu
    2. Hukum Ohm yang menjelaskan tentang hubungan antara hambatan, tegangan dan arus listrik. Yang mana besar arus yang mengalir pada galvanometer diakibatkan oleh adanya suatu hambatan.
    3. Hukum Kirchoff 1 dan 2, yang mana sesuai dari hukum ini menjelaskan jembatan dalam keadaan seimbang karena besar arus pada ke-2 ujung galvanometer sama besar sehingga saling meniadakan